Eksploitasi

buat sementara waktu,
di kamar ini kita berteduh
di saat keraguan menjajah kita,
menggentas keyakinan
lalu menggugat kepercayaan
yang selama ini menjadi tiang
kebangkitan kota kita

ketamakan bertamu di tanah ini
mengapa kesedihan yang berumah?
merempuh benteng pegangan
hingga tiada rumus identiti,
membuka gedung cita-cita baru
tapi menderhaka pada masa lalu,
menjajah mata dengan realiti
kini mengusir keyakinan dari hati,
salahkan diriku tidak berjaga
seharusnya aku belajar

aku lelaki mudah lupa
terlepas menjaga ruang kita,
tidurku dalam angan-angan
mimpiku mahukan istana
terlupa semalam sudah terjadi,
kusangka harapan bisa memerintah
rupanya dendam bersultan di mata
beraja di hati.

30/9/19 4.48pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s